Aliansi Koin

| EXPANDING BLOCKCHAIN TO NEW HORIZONS

Upgrade Cardano, akankah ADA terbang?

Proses hard fork Cardano Vasil selama lima hari dimulai hari ini, dimana Cardano Foundation mengatakan akan meningkatkan kinerja jaringan. Salah satu pendiri Cardano, Charles Hoskinson, menggambarkannya sebagai pembaruan tersulit yang dilakukan developer sejak proyek diluncurkan pada tahun 2017. Cardano bertujuan untuk mengatasi masalah aset kripto umum di bidang skalabilitas, interoperabilitas, dan dilema regulasi lainnya. Transaksi diselesaikan melalui token native ADA, yang sekarang menjadi aset kripto terbesar kedelapan berdasarkan kapitalisasi market, senilai $15,39 miliar.

 

Awalnya proses tersebut dijadwalkan untuk bulan Juni atau Juli, hard fork Vasil adalah bagian dari siklus pengembangan ketiga Cardano yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas jaringan, menurunkan biaya transaksi, dan membuat transaksi menjadi lebih cepat. Hal ini akan membawa perubahan besar pada blockchain, membuatnya lebih ramah bagi pengguna untuk membuat smart contract dan menunjang pengembangan dApps. Hard fork Cardano memperkenalkan fitur-fitur baru tanpa menghilangkan data apa pun dari versi blockchain yang lebih lama. “Vasil akan meningkatkan kemampuan smart contract Cardano melalui Plutus V2, yang menambahkan efisiensi yang lebih besar ke platform smart contract yang sudah kuat. Pada akhirnya, ini akan mengurangi biaya eksekusi dan ukuran transaksi, juga meningkatkan throughput.” Katanya.

 

Vasil diharapkan membawa banyak peningkatan. Cardano telah mengalami masalah yang menghambat kapasitas penskalaan dApps. Saat ini, ada lebih dari 1.000 dApps yang berjalan di Cardano. Khususnya, dApps yang dibangun di Cardano diprogram menggunakan bahasa yang disebut Haskell, tetapi banyak data yang memperlambat kinerja dan meningkatkan biaya. Vasil juga akan memungkinkan developer untuk menyimpan dan mereferensi informasi tanpa harus menggunakan output. Hal ini diharapkan dapat membantu mengoptimalkan throughput transaksi blockchain Cardano. Hasilnya, kecepatan transaksi akan meningkat dari waktu saat ini yang memakan sekitar 20 detik.

 

Setelah hard fork Vasil dan peningkatan ke bahasa skrip Plutus yang akan selesai pada 27 September, sangat dimungkinkan untuk menulis smart contract Cardano dengan kode yang lebih sedikit. Hal ini akan membuat biaya transaksi menjadi lebih rendah, Perkembangan ini sangat penting untuk proyek DeFi Cardano seperti Protokol Indigo yang memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan aset dalam versi sintetis tanpa harus benar-benar memilikinya.