Aliansi Koin

| EXPANDING BLOCKCHAIN TO NEW HORIZONS

Peluncuran Blockchain Mandiri Milik dYdX

Crypto exchange dYdX melansir bahwa mereka meluncurkan blockchain mandiri dalam upaya untuk mendesentralisasikan platform. Blockchain mandiri tersebut didasarkan pada Cosmos, menggunakan protokol konsensus bukti kepemilikan tendermint untuk memvalidasi transaksi serta untuk update versi ke-4 nya. Cosmos adalah sebuah komunitas blockchain yang saling berhubungan yang dapat dengan mudah berkomunikasi dan bolak-balik memperdagangkan aset. Perusahaan berpendapat bahwa desentralisasi dan kinerja blockchain Cosmos adalah sebagai alasan untuk menjadi yang “paling cocok” dalam membangun platform dYdX versi ke-4. Menurut CoinMarketCap blockchain layer 1 ini akan menjadi rumah token dYdX, yang saat ini diperdagangkan dengan harga sekitar $1.50.

dYdX sendiri merupakan crypto exchange yang didirikan pada tahun 2017 oleh Antonio Juliano, mantan insinyur Coinbase dan Uber. Berdasarkan data yang diperoleh dari CoinGecko, dYdX memposisikan dirinya sebagai pertukaran derivatif terdesentralisasi terbesar dengan lebih dari $690 juta dalam volume perdagangan 24 jam terakhir.

Dalam posting blog resmi mengenai peluncuran, dYdX mencatat bahwa memiliki rantai mandiri di Cosmos akan memberikan platform dengan fleksibilitas ekstra seputar biaya dan fitur. Manfaat utama Cosmos yaitu rantai dapat dikembangkan agar sesuai dengan kebutuhan jaringan dYdX, salah satu penerapannya adalah pedagang tidak perlu membayar biaya gas untuk berdagang, melainkan membayar biaya perdagangan serupa hal nya dengan dYdX versi ke-3 dan bursa terpusat. Biaya tersebut akan dibebankan ke validator dan stakeholder mereka.

 

Dibandingkan dengan sebagian besar bursa terdesentralisasi yang menggunakan automated market maker (AMM) dan kumpulan likuiditas untuk memenuhi pesanan, dYdX akan terus menggunakan model order book tradisional dengan versi baru dari platformnya. dYdX telah lama mempertahankan bahwa order book yang secara langsung mencocokkan pembeli dengan penjual lebih cocok untuk menangani transaksi ukuran institusi. Perusahaan mencatat proses produk dYdX yang ada sekitar 10 perdagangan per detik dan sekitar 1.000 penempatan/pembatalan pesanan per detik. Dalam visi perusahaan untuk dYdX versi ke-4, setiap validator akan “menjalankan order book dalam memori yang tidak pernah berkomitmen pada konsensus” seperti off-chain. Sementara, secara real time, “pesanan akan dicocokkan bersama oleh jaringan. Perdagangan yang dihasilkan kemudian dilakukan secara on-chain setiap blok.”