Aliansi Koin

| EXPANDING BLOCKCHAIN TO NEW HORIZONS

Inikah Akhir dari Kripto?

Dunia kripto mengalami penurunan mendadak lagi selama akhir pekan karena Bitcoin dan Ethereum menunjukkan kerugian yang signifikan. Nilai market kripto global telah jatuh menjadi $1,10 triliun, turun lebih dari 8 persen dalam satu hari terakhir. Menurut data dari CoinMarketCap, hampir seluruh aset kripto berada di zona merah dengan banyaknya harga yang turun lebih dari 10 persen dalam 24 jam terakhir.

 

Bitcoin saat ini berada di nilai sekitar $26.000, menurun lebih dari 8% sejak akhir Jumat setelah bertahan di harga $30.000 selama sebulan. Sejak April, BTC telah berada dalam fase bearish karena beberapa faktor makroekonomi dan keruntuhan Terra. Altcoin lebih terpukul dengan kejatuhan Ether ke level terendah, yang baru-baru ini berada di nilai sekitar $1.350, turun lebih dari 15% selama akhir pekan setelah menghabiskan sebagian besar bulan lalu di kisaran $1.800.

 

Penurunan kripto berjalan seiring dengan market ekuitas, yang anjlok pada hari Jumat kemarin setelah CPI terbaru. Investor mengharapkan bank sentral AS meningkatkan suku bunga sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memadamkan inflasi. Market Bitcoin, Ethereum, dan crypto telah mengalami penurunan beruntun selama enam bulan terakhir bersamaan dengan market saham, karena Federal Reserve dan bank sentral lainnya di seluruh dunia menaikkan suku bunga. Federal Reserve bulan ini memulai proses panjang untuk mengecilkan neraca $9 triliun nya yang membengkak, hal ini dikenal sebagai pengetatan kuantitatif.

 

Harga kripto masih bisa jatuh lebih rendah menurut beberapa pengamat industri kripto. Salah satu founder dan COO CoinGecko, Bobby Ong, memperingatkan pada hari Minggu kemarin dalam thread Twitter. “Saya rasa kita belum berada di titik paling rendah karena konferensi-konferensi masih penuh, environment makro masih lemah, dan PHK sudah dimulai tapi belum meluas. Tetap kuat dan kelola posisi Anda dengan baik,” disampaikannya melalui Twitter.

 

Pasar kripto diperkirakan akan tetap berada dalam fase bearish untuk beberapa waktu dan sebagian besar investor akan tetap dalam mode wait and watch. Sepertinya, dikarenakan penurunan yang tajam, investor dan institusi sekarang sudah sedikit ragu untuk kembali ke market.