Aliansi Koin

| EXPANDING BLOCKCHAIN TO NEW HORIZONS

FC Barcelona Kembali Bangkit Melalui Blockchain

FC Barcelona, ​​​​salah satu klub sepak bola paling bergengsi di Eropa, mengumumkan kemitraan dengan Socios.com, platform engagement penggemar olahraga berbasis blockchain. Socios sekarang membeli 25% saham di studio audiovisual Barcelona. Pemilik dan penyedia teknologi Socios.com, Chiliz, akan menginvestasikan €100 juta untuk mengakuisisi hampir seperempat dari Barça Studios, yang mengelola produksi audiovisual dan penawaran bisnis digital klub. Penggemar telah membeli token BAR senilai lebih dari €39 juta ($40,07 juta) dari Socios.com, yang membuka akses ke platform engagement-to-earn. Dengan berpartisipasi dalam komunitas, penggemar bisa mendapatkan tiket VIP, merchandise, dan peluang lainnya, seperti kesempatan untuk turut bermain di lapangan di stadion kandang FC Barcelona, ​​​​Camp Nou.

 

“Kami bersemangat dengan peran yang dapat dimainkan teknologi dalam membangun komunitas untuk membawa penggemar lebih dekat dengan tim favorit mereka dan satu sama lain,” kata Alexandre Dreyfus, CEO Socios.com dan Chiliz. Socios.com didirikan pada tahun 2018 dan telah menjalin kemitraan dengan lebih dari 100 organisasi olahraga di berbagai negara, termasuk 20 tim NBA dan 13 tim NFL. Dunia olahraga semakin menjadi landscape bagi perusahaan Web3 untuk menemukan kerjasama yang menguntungkan dan mempromosikan produk berbasis blockchain melalui eksposur dunia olahraga.

 

FC Barcelona juga telah menjual karya seni non fungible token (NFT) pertamanya seharga $693.000 pada lelang yang diadakan di New York. NFT Barca berjudul: ‘In a Way, Immortal’ adalah karya seni video digital yang menciptakan kembali momen stadion Johan Cruyff pada 22 Desember 1973, momen ketika ia terbang di udara untuk mencetak gol ke gawang klub sepak bola Atlético Madrid. Pembeli NFT juga telah membeli empat NFT lainnya yang mencakup “gambar” versi animasi yang menangkap momen ikonik dari gol terkenal, tulis FC Barcelona dalam sebuah pengumuman.

 

Pada bulan Agustus tahun lalu, presiden klub, Joan Laporta, mengungkapkan bahwa FC Barcelona memiliki hutang €1,3 miliar ($1,34 juta), yang telah membuat tim melepaskan pemain bintang Lionel Messi karena mereka tidak mampu mempertahankannya dan mulai mencari pendanaan. Kemitraan ini diharapkan dapat membawa Barcelona untuk menuju kembali ke masa jayanya.