Aliansi Koin

| EXPANDING BLOCKCHAIN TO NEW HORIZONS

DCG Tetap Optimis Ditengah Badai

Di tengah kekhawatiran atas kesehatan dan masa depan Digital Currency Group (DCG) setelah runtuhnya kripto exchange FTX, CEO perusahaan Barry Silbert mengatakan kepada pemegang saham konglomerat kripto bahwa meskipun berhutang pada Genesis Trading $575 juta, perusahaan tersebut bertujuan untuk menjadi lebih kuat semenjak musim dingin kripto. Pinjaman antar perusahaan senilai $575 juta tersebut akan jatuh tempo pada Mei 2023.

 

Sejak keruntuhan cepat FTX dua minggu lalu, investor khawatir tentang penularan efek yang mempengaruhi setiap sudut industri kripto. Pemberi pinjaman telah berhentikan peminjaman, penarikan juga menjadi lebih sulit dan tidak diatur. Dana pinjaman digunakan untuk investasi dan juga membeli kembali saham DCG dari non-karyawan, tulis Silbert. DCG juga berhutang kepada Genesis sebesar $1,1 miliar, pada surat sanggup bayar yang jatuh tempo pada Juni 2032, terkait dengan default dari Three Arrows Capital. Silbert sedang mencoba menenangkan kegelisahan investor setelah FTX tiba-tiba runtuh. Dalam sebuah catatan kepada pemegang saham pada hari Selasa, Silbert membahas tentang kesehatan keuangan anak perusahaan DCG, yang meliputi perusahaan perdagangan Genesis, Grayscale Investments, dan perusahaan mining Foundry.

 

Silbert mengatakan bahwa meskipun dilanda musim dingin kripto, perusahaan secara keseluruhan mampu untuk menghasilkan pendapatan $800 juta tahun ini dengan hanya $25 juta yang terkumpul dalam modal utama sejak awal. Hutang DCG berjumlah lebih dari $2 miliar. Dengan Three Arrows Capital juga dalam kebangkrutan, DCG mengejar semua solusi yang tersedia untuk memulihkan aset demi kepentingan kreditur. Satu-satunya hutang DCG lainnya adalah fasilitas kredit $350 juta dari sekelompok kecil pemberi pinjaman yang dipimpin oleh Eldridge.

 

“Biar saya perjelas, DCG akan terus menjadi pembangun industri terkemuka dan kami berkomitmen untuk misi jangka panjang untuk mempercepat pengembangan sistem keuangan yang lebih baik,” kata Silbert. Runtuhnya FTX dan penularan yang diakibatkannya mempengaruhi perusahaan seperti Genesis dan BlockFi telah memicu kekhawatiran terhadap kelas berat industri lainnya, termasuk DCG. Menurut laporan, perusahaan telah memberhentikan sekitar 10 karyawan pada awal November.