Aliansi Koin

| EXPANDING BLOCKCHAIN TO NEW HORIZONS

Universal Digital Payments Network Siap Gantikan SWIFT

Universal Digital Payments Network

Perusahaan pengembang jaringan blockchain di China telah menciptakan platform Universal Digital Payments Network (UDPN). Platform tersebut merupakan sebuah sistem penyelesaian internasional menggunakan stablecoin dan mata uang digital yang dikeluarkan oleh negara.

Perusahaan blockchain itu adalah Red Date Technology, dan berkantor pusat di Hong Kong. Red Date Tech merupakan perancang Jaringan Layanan berbasis Blockchain (Blockchain Service Network) yang didukung penuh oleh negara China.

Baru-baru ini, perusahaan telah meluncurkan proyek baru untuk mengimplementasikan stablecoin dan mata uang digital bank sentral (CBDC) dalam pembayaran lintas batas. Inisiatif tersebut diumumkan oleh Liu He selaku Wakil Perdana Menteri China pada Selasa (17/1) dalam event World Economic Forum di Davos, Swiss.

Platform yang diberi nama Universal Digital Payments Network (UDPN) akan memastikan interoperabilitas antara kedua jenis mata uang digital terlebih dahulu. UDPN akan memfasilitasi penggunaan dua aset digital berbasis fiat dalam perdagangan luar negeri. Tujuannya agar transaksi bisnis dari berbagai negara dapat diselesaikan dalam berbagai mata uang digital yang telah ditetapkan.

Perusahaan juga menjelaskan bahwa sistem kerja platform yang sedang dirancang hampir sama dengan SWIFT (Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunications).

“Sama seperti jaringan SWIFT yang menciptakan standar umum asli untuk perpesanan antara lembaga keuangan di berbagai sistem penyelesaian. UDPN akan melayani tujuan yang sama untuk generasi CBDC dan stablecoin yang baru muncul.”

Universal Digital Payments Network Segera Diuji

SWIFT merupakan sistem yang paling umum digunakan untuk transfer antar bank secara global. Namun, Rusia dan China juga telah mengembangkan sistem yang diklaim setara dengan SWIFT.

Sejak 2014 lalu, Bank Sentral Rusia telah mengembangkan System for Transfer of Financial Messages (SPFS). Sementara itu, Bank Rakyat China juga telah mengembangkan Cross-Border Interbank Payment System (CIPS) sejak 2015 lalu. Kedua sistem tersebut memiliki cara kerja yang setara dengan SWIFT.

Red Date Tech mengatakan bahwa sejumlah bank besar tingkat global akan berpartisipasi dalam serangkaian uji coba proof-of-concept. Beberapa diantaranya adalah Deutsche Bank, HSBC, Standard Chartered, dan Bank of East Asia. Uji coba tersebut akan berlangsung antara bulan Januari dan Juni tahun ini.

Pemerintah China berharap bahwa dengan meluncurkan Universal Digital Payments Network, masalah yang timbul terkait mata uang fiat dapat teratasi. Hal ini juga akan mendorong negara-negara lain menuju ekosistem digital yang lebih efisien dan efektif di masa yang akan datang.

Penulis: Yossiandre
Dilansir dari: SouthChinaMorningPost, BitcoinNews, WEForum, dan beberapa sumber lainnya.