Aliansi Koin

| EXPANDING BLOCKCHAIN TO NEW HORIZONS

SHIP Film NFT Pertama di Dunia Segera Dirilis

SHIP Film NFT Pertama

Pada Rabu (14/9) perusahaan Singapura Art Tokyo Global (ATG) mengumumkan penyelesaian proyek SHIP, yaitu film seni NFT pertama di dunia. Dengan memanfaatkan teknik interaktivitas pengguna, film ini menciptakan inovasi baru bagi industri film. Hal itu memungkinkan pemirsa untuk merasakan sensasi menonton film di bioskop dari rumah.

Sebagai film NFT pertama, SHIP akan menampilkan 221 karya seni NFT di 14 adegan dari 80 seniman di seluruh Asia. Mulai dari seniman pemula sampai seniman profesional.

Di antaranya adalah koleksi unik 5 karya seni Shizuku-Shizuku ciptaan Mr. Kengo Kuma. Ia merupakan seorang seniman dan arsitek terkenal dari Jepang. Ia juga masuk dalam daftar 100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia tahun 2021 versi majalah Time.

Film ini memadukan berbagai ragam seni, grafik, pertunjukan, musik, dan teknologi ke dalam sebuah wadah yang harmonis. Para penonton akan disuguhkan tampilan multi-indera seni NFT mutakhir dan sistem suara yang spektakuler.

Selain itu, penonton akan memiliki kesempatan untuk membeli karya seni yang ditampilkan dalam film langsung dari tempat duduk mereka. SHIP melayani penikmatnya dengan menghadirkan pengalaman dan peluang budaya baru yang menarik di sektor hiburan.

SHIP Merupakan Inovasi Pertama di Dunia Film

Film ini menampilkan teknik sinematografi baru, seperti fotografi volumetrik untuk membangun ruang virtual dari gambar yang diambil oleh kamera 2D. Selama produksi film, sutradara menggunakan 150 hingga 400 kamera untuk memfilmkan setiap adegan. Tujuannya adalah memberikan pengalaman yang mendalam sebagai sarana untuk bercerita visual yang kaya.

Narasi SHIP dibangun di atas teori geologi spekulatif Amasia, yaitu pertemuan dan penggabungan benua menjadi satu kesatuan di masa depan. SHIP menekankan pentingnya menjaga hubungan dengan orang lain. Disamping itu, dialog lintas budaya yang ditampilkan menggambarkan kondisi saat ini yang semakin kurang harmonis.

Mr. Naohiko Kishi yang merupakan Ketua dan Produser Eksekutif ATG menjelaskan alur cerita dalam filmnya.

“Dalam film ini, penonton menjadi awak kapal yang melampaui ruang dan waktu. Terletak di Yunani, Mesir, Cina, dan Jepang, SHIP mengarahkan penonton melalui sebuah sejarah keindahan dan konflik yang telah berulang kali disebabkan oleh umat manusia; di mana budaya berkembang di masing-masing dari lima benua yang terpisah dari satu daratan 250 juta tahun yang lalu, konflik pun terjadi.”

Penayangan perdana global SHIP telah dijadwalkan pada akhir November 2022 di Singapura. Selanjutnya, SHIP akan siap rilis ke publik di bioskop seluruh dunia dan di seluruh platform streaming pada awal 2023 nanti.

Penulis: Yossiandre
Dilansir dari beberapa sumber: FinanceYahoo, EverythingIsCrypto