Aliansi Koin

| EXPANDING BLOCKCHAIN TO NEW HORIZONS

Senat Virginia Mengesahkan RUU Aset Kripto

Sebuah RUU yang disahkan di Senat Virginia memungkinkan bank untuk menawarkan layanan kustodian untuk bitcoin dan kripto. Layanan tersebut baik dalam kapasitas fidusia atau non-fidusia setelah ditandatangani menjadi undang-undang.

Delegasi Christopher T. Head mengajukan RUU ke House Bill No. 263. RUU yang memungkinkan bank-bank yang memenuhi syarat untuk menyediakan layanan penyimpanan aset kripto, pada Januari 2022.

Senat Virginia di Amerika Serikat dengan suara bulat menyetujui permintaan amandemen RUU Kripto tersebut.

“Sebuah bank dapat menyediakan layanan penyimpanan mata uang virtual kepada pelanggannya selama bank tersebut memiliki 26 protokol yang memadai untuk mengelola risiko secara efektif dan mematuhi undang-undang yang berlaku.”

RUU disahkan Senat dengan suara 39-0 dan sedang menunggu untuk ditandatangani menjadi undang-undang oleh Gubernur Virginia Glenn Youngkin. Bank yang bermaksud menawarkan layanan ini kepada klien harus mematuhi tiga persyaratan khusus yang disebutkan dalam RUU.

  1. Menerapkan sistem manajemen risiko yang efektif
  2. Memiliki cakupan asuransi yang memadai
  3. Meluncurkan program pengawasan untuk mengatasi risiko yang terkait dengan mata uang kripto

Namun, Senat akan meminta pelanggan bank untuk mempertahankan kendali langsung atas kunci publik pribadi mereka.

“Bertindak dalam kapasitas fidusia (pengalihan hak kepemilikan suatu benda atas dasar kepercayaan dengan ketentuan bahwa benda yang hak kepemilikannya dialihkan tersebut tetap dalam penguasaan pemilik benda) Bank akan meminta pelanggan untuk mentransfer mata uang virtual mereka ke kendali bank dengan membuat kunci pribadi baru untuk dipegang oleh bank.”

Bulan lalu, House Committee on Financial Services berdiskusi apakah peraturan aset digital ditangani di tingkat negara bagian atau federal. Sehingga perwakilan Carolina Utara dan anggota komite peringkat, Patrick McHenry meminta komite untuk mempertimbangkan kerangka kerja peraturan tingkat negara bagian.

Mengutip laporan dari President’s Working Group on Financial Markets, Jean Nellie Liang, wakil sekretaris keuangan mengatakan bahwa penerbit stablecoin yang dipatok dalam dolar AS baik bank negara bagian maupun federal harus memiliki standar yang sama seperti lembaga penyimpanan yang diasuransikan.