Aliansi Koin

| EXPANDING BLOCKCHAIN TO NEW HORIZONS

Nusameta, Metaverse Joint Venture WIR Grup dan Grup Salim

Nusameta metaverse
Acara office warming celebration WIR Group
Sumber: Beritasatu.

Nusameta merupakan platform joint venture antara PT WIR Asia Tbk (WIRG) bersama Grup Salim dengan nama perusahaan PT Metaverse Indonesia Makmur.

Nusameta disebut sebagai “Indonesia versi digital”. Terdiri atas platform dan integrasi online to offline (O2O) yang memungkinkan seluruh pengguna mewujudkan interaksi antara dunia nyata dan digital. Prototipe Nusameta rencananya akan diperkenalkan pada acara presidensi G20, November 2022 mendatang.

Stephen Ng selaku CEO Metaverse Indonesia Makmur saat acara office warming celebration WIR Group di Jakarta pada Senin (19/9) mengungkapkan bahwa, melalui Nusameta masyarakat dapat dengan mudah untuk mulai memasuki dunia metaverse secara nyata. Dan mulai merasakan pengalaman unik yang imersif, menggali berbagai potensi dan memperoleh berbagai manfaat.  

Selain itu ada beberapa pilar besar yang akan menjadi fokus Nusameta antara lain perekonomian yang berkelanjutan, serta play and earn. Platform ini juga dipastikan akan menghadirkan dunia metaverse yang beragam, mulai dari pendidikan, layanan kesehatan, hiburan, dan lainnya.

“Nusameta adalah melalui gaming, entertainment, edukasi, blockchain, dan segala macam aktivitas O2O kami ingin meng-address konektivitas dan aktivitas perekonomian yang equitable bagi Indonesia.”

Stephen Ng, CEO Metaverse Indonesia Makmur.

Tahapan Nusameta Metaverse

Pada tahap awal, Nusameta akan memperkenalkan pembuatan avatar bagi pengguna. Pembuatan avatar dapat dilakukan melalui aplikasi Nusameta yang segera tersedia di Google Play Store untuk Android. Serta di mesin DAV – layar pintar berbasis IoT (internet of things) yang terdapat di ribuan gerai Alfamart.

Pengguna dapat membuat avatar dengan memilih berbagai bentuk wajah, rambut, tubuh, hingga pakaian dan aksesoris yang tersedia. Nantinya, pengguna juga dapat memilih pakaian dan aksesoris eksklusif yang disediakan oleh brand (branded items) yang bekerja sama dengan Nusameta.

Terdapat juga komponen augmented reality (AR) yang menjadi bagian dari pengalaman keseluruhan bagi publik untuk memasuki Nusameta nantinya. Setelah memasuki Nusameta, pengguna akan tiba di sebuah hub. Pada hub tersebut, pengguna bisa memilih mau ke mana. “Saya mau belanja hari ini atau bekerja dengan teman-teman,” tutur Stephen.

Stephen belum bisa memastikan kapan Nusameta bisa digunakan secara lengkap oleh masyarakat luas. “Public launching kami masih menunggu waktu yang tepat tetapi pengalamannya akan mulai kami perkenalkan bertahap. Mudah-mudahan untuk publik kami bisa perkenalkan setidaknya pada 2023 karena publik pasti menanti-nanti,” ungkap Stephen.

Penulis: Ratna Ayu
Sumber: beritasatu dan liputan6.