Aliansi Koin

| EXPANDING BLOCKCHAIN TO NEW HORIZONS

Gandeng Meta Kongz Hyundai Tampil Perdana di Pasar NFT

Produsen mobil Korea Selatan Hyundai bersama proyek Meta Kongz NFT, akan menjadi perusahaan otomotif perdana yang hadir di pasar NFT.

Perusahaan otomotif ini masuk ke pasar bersama komunitas NFT-nya. Hyundai membuat website resmi discord dan juga akun twitter baru @Hyundai_NFT untuk komunikasi terkait NFT-nya. Memposting video yang menunjukkan animasi Meta Kong yang berkendara melintasi ruang angkasa dengan Hyundai PONY 1975.

Dalam pengumuman-nya mereka membuat koleksi terbatas sebanyak 30 NFT yang diperkirakan akan diluncurkan pada bulan Mei 2022. Dalam sebuah video pendek Hyundai memperkenalkan “Metamobility universe” sebuah metaverse dengan penerbitan berbagai NFT sebagai kendaraan mobilitas.

Bertemakan solusi mobilitas yang mampu melampaui ruang dan waktu. Video tersebut menyodorkan karakter gorila bernama Meta Kongz, yang menaiki mobil Hyundai Pony, dalam perjalanan dari Bumi ke Bulan. Dengan interpretasi dibuat lebih modern.

Sebelumnya Hyundai membagikan konsep “Metamobilitas”, yaitu robotika masa depan yang menggambarkan dunia nyata dan Metaverse. Sehingga perubahan yang dibuat pengguna di Metaverse tercermin dalam dunia nyata. Memungkinkan orang untuk mengatasi keterbatasan fisik dalam ruang dan waktu.

Sebagai bagian dari visi konsepnya, Hyundai menyatakan:

“Dengan metaverse menjadi ruang sehari-hari bagi orang-orang di masa depan. Perusahaan mengharapkan munculnya platform metaverse baru di mana perbedaan dari kenyataan dapat menghilang. Melepaskan diri dari konsep VR seperti yang sudah dikenal saat ini.”

Tidak hanya dengan Meta Kongz dalam pengembangan proyek NFT, Hyundai juga berkolaborasi dengan Activision Blizzard. Sebuah perusahaan induk video game Amerika yang berbasis di Santa Monica, California. Baru-baru ini Blizzard mengirimkan survei kepada para pemainya dan meminta mereka membagikan minat mereka pada NFT. Bersama dengan pemikiran mereka tentang game play-to-earn dan Metaverse.

Januari lalu Microsoft mengakuisisi Activision Blizzard sebesar $69 miliar. Yang menyatakan pada saat itu bahwa akuisisi tersebut akan menyediakan blok bangunan untuk Metaverse. CEO dan ketua Microsoft Satya Nadella menambahkan bahwa game akan memainkan “peran kunci” dalam mengembangkan platform metaverse.