Aliansi Koin

| EXPANDING BLOCKCHAIN TO NEW HORIZONS

Bank Sentral Uni Eropa Umumkan Kemitraan Kembangkan Euro Digital

Bank Sentral Uni Eropa

Bank Sentral Uni Eropa pada Jumat (16/9) mengumumkan kemitraan dengan lima perusahaan. Perusahaan tersebut untuk memberikan bantuan pelatihan dalam mengembangkan prototype antarmuka pengguna pada aplikasi euro digital. Tidak hanya itu, mereka juga menentukan seberapa baik teknologi euro digital akan terintegrasi dengan prototype yang dikembangkan perusahaan.

Lima perusahaan tersebut dipilih berdasarkan “kemampuan spesifik” mereka yang memenuhi syarat. Total terdapat dari 54 perusahaan yang telah mengajukan diri sebagai pengembang euro digital. Lima perusahaan dan perannya sebagai berikut.

CaixaBank akan menangani pembayaran online peer-to-peer. Worldline berperan untuk pembayaran offline peer-to-peer. EPI akan berfokus pada pembayaran point-of-sale yang diprakarsai oleh pembayar. Nexi akan berperan dalam pengembangan pembayaran point-of-sale yang diprakarsai oleh penerima pembayaran. Kemudian, Amazon berfokus pada pembayaran e-commerce.

Bank Sentral Uni Eropa Serius Tentang Euro Digital

Pembahasan tentang euro digital telah lama dibahas. Bank Sental Uni Eropa mengatakan langkah ini merupakan bagian integral dari “fase investigasi” dua tahun yang sedang berlangsung untuk proyek mata uang digital. Investigasi ini berjalan dari Oktober 2021 hingga Oktober 2023. Diharapkan proyek ini akan membuahkan hasil pada kuartal pertama tahun 2023.

Pada April 2022, mereka membuka kesempatan terhadap perusahaan yang berminat untuk membuat prototype front-end euro digital. September 2022 memulai pengembangan dengan mengumumkan lima perusahaan sebagai mitra.

Desember 2022 diharapkan telah selesai pelatihan pengembangan prototype. Serta, di kuartal pertama tahun 2023 akan diadakan evaluasi prototype dan kolaborasi.

Minat pada mata uang digital bank sentral tampaknya tumbuh secara global, pejabat Bank Sentral Uni Eropa telah mengeksplorasi dampak potensial euro digital di Uni Eropa. Analisis mereka juga akan melihat bagaimana euro digital dapat memengaruhi pasar pembayaran ritel dan perubahan apa yang mungkin diperlukan pada undang-undang Uni Eropa.

Euro Digital akan tetap menjadi euro, seperti uang kertas tetapi digital ini akan menjadi bentuk uang elektronik yang dikeluarkan oleh ECB dan bank sentral nasional kawasan euro, dan dapat diakses oleh pengecer dan publik.

Penulis: Ratna Ayu
Sumber: cointelegraph, bitcoinist, ecb dan beberapa sumber lainnya.