Aliansi Koin

| EXPANDING BLOCKCHAIN TO NEW HORIZONS

Bank Sentral Afrika Timur Segera Diluncurkan Tahun ini

Pada Kamis (12/1), 7 negara anggota East African Community mengumumkan bahwa mereka akan segera meluncurkan Bank Sentral Regional Afrika Timur tahun ini. Negara anggotanya antara lain Sudan, Uganda, Ruwanda, Burundi, Kenya, dan Tanzania. Langkah ini akan menjadi kunci implementasi mata uang tunggal untuk wilayah tersebut dalam waktu 3 tahun kedepan.

Berdasarkan laporan dari media resmi The East African, lembaga keuangan Institut Moneter Afrika Timur memiliki peran penting untuk menerapkan rezim mata uang tunggal. Dr Peter Mathuki selaku Sekretaris Jendral East African Community turut memberikan pernyataan terkait hal itu.

“East African Monetary Institute akan diberlakukan tahun ini yang memungkinkan kami untuk menyelaraskan kebijakan fiskal dan moneter negara-negara anggota, kemudian dalam waktu sekitar tiga tahun kami akan memiliki mata uang bersama.”

Dr Peter Mathuki, Sekretaris Jendral East African Community

Tujuan Pembentukan Bank Sentral Afrika Timur

East African Community sejak lama ingin menciptakan mata uang bersama untuk meningkatkan perdagangan dan pergerakan orang-orang yang tergabung di dalam komunitas. Bahkan mereka telah membentuk serikat pabean dan protokol pasar bersama di regional Afrika Timur.

Organisasi yang berkantor pusat di Arusha, Tanzania, itu juga telah mengumumkan bahwa perdagangan di wilayah tersebut semakin meningkat. Menurut laporan resmi, nilai perdagangan East African Community tercatat menyentuh angka 10,17 miliar dolar AS pada September 2022.

“Perdagangan intra East African Community memperhitungkan impor dan ekspor di 7 Negara Mitra EAC. Nilai tersebut tumbuh dari 13% pada tahun 2019 dengan nilai 7,1 miliar dolar AS menjadi 15% pada tahun 2021 dengan nilai 9,5 miliar dolar AS. Pada September 2022, nilai perdagangan EAC tercatat sebesar 10,17 miliar dolar AS mewakili 20% bagian dari perdagangan Intra ke perdagangan global.”

Dr Peter Mathuki, Sekretaris Jendral East African Community

East African Community mengungkapkan bahwa total perdagangannya di seluruh dunia mencapai 62 miliar dolar AS. Hal ini mendorong organisasi tersebut untuk membentuk Bank Sentral Regional Afrika Timur karena dinilai masih banyak ruang untuk berinovasi.

Pada bulan April 2021, sekretariat komunitas telah membahas tentang kelayakan CBDC untuk Sistem Pembayaran Afrika Timur (EAPS). Mereka bermaksud untuk menyempurnakan sistem pembayaran di area Afrika Timur.

Potensi CBDC diharapkan dapat mengakhiri kekhawatiran negara-negara anggota untuk memperdagangkan mata uang satu sama lain. Mengingat tiap langkah yang diambil dalam proses inovasi pasti akan mengalami tantangan dalam implementasinya.

Penulis: Yossiandre
Dilansir dari: BitcoinKe, BitcoinNews, dan beberapa sumber lainnya.